Minggu, 13 Desember 2009

semua tentang melayani dan dilayani



seribu wajah aku bentuk dengan sempurna, namun tak satu wajahpun yang dapat menyamakan wajahmu..
kemanakah pejuang sejati yang rindu akan ketentraman..
lagi dengan penuh tanggung jawab kau perlihatkan kerjamu kerja yang tak ada habisnya membantu sesama..
kerja tanpa pamrih yang tak seorang pun dapat menyamainya, tanpa cacat sempurna bahkan dewapun tunduk padanya..
kemana lagi aku temukan mata air yang mentirami tubuh2 kami yang haus akan kemanjaanmu, haus karena ketidak pedulian kami..
hidup kami adalah hidupmu, kau adalah hidup kami bahkan saat kau tak ada, jasa2mu hingga kini melekat dalam sanubari,
sepeninggalmu banyak yang aku ingin lukiskan pada mereka, bahwa kau pernah hidup dalam hidup mereka..
untuk sekedar mangingatkan mereka..
tuntunlah aku yang ada dalam garismu, berikan aku sebuah jalan yang berbeda, agar aku dapat menyadarkan dunia akan sebuah usaha tiada henti untuk sesama..

bahwa hidup adalah melayani dan dilayani..

G!E

0 komentar:

Posting Komentar